Oleh: Abraham
Firdaus G
Dalam era
globalisasi dan era perdagangan bebas, perekonomian dan kesejahteraan Indonesia
sangat ditentukan arah regulasi dan kebijakan pemerintah. Pengusaha kecil
didorong untuk selalu kreatif dalam menggali potensi pasar dan membuat pasar
tersendiri untuk melawan gerusan competitor baik terhadap korporasi ataupun
dampak perjanjian perdagangan bebas yang dilakukan pemerintah. Pertumbuhan
ekonomi 2010 yang mengalami peningkatan 6,1 % terhadap tahun 2009 pun masih
harus dikaji kembali . Karena pertumbuhan ekonomi 1% hanya menyerap tenaga
kerja 200.000 orang.
Sedangkan
permasalahan kemiskinan juga masih menyisakan “pekerjaan rumah” . Walaupun
klaim angka kemiskinan terus membaik. Namun setidaknya masih ada 31, 02 juta
jiwa (BPS,2010) yang harus dientaskan dari jurang kemiskinan. Tentu kemiskinan
tidak boleh menunggu menang kalah dikotomi sektor tradable dan nontradable.
Pada kenyataanya, pertumbuhan agraris punya keterbatasannya tersendiri, namun
pengembangan perekonomian yang pro industrialisasi mengalienasi kualitas
pekerjanya yang dipojok upah minimum yang “kurang” menyejahterakan.