Sunday, January 8, 2012

Rindu Malam




malam..

kami rindu akan makna hidup..sukma kami kering mencari dunia..

kami lupa bahwa bukan mall yg menyejukkan jiwa kami..tp damai mu malam..kita terlalu siang..

kita rindu malam...

mungkin saja kita malu...

televisi membuat kami terus bising...kita terlupa hening...

mungkin saja kita malu..

Tak tahu..

malam..
 

turunkanlah dingin dan gelapmu pada kami..agar kami ingat nanti kita ingat heninglah yg menemani kami tanpa nafas...

Aku rindu malam...

Kita terlalu sering bertengkar,bahkan untuk sesuatu yg kita tidak mengerti..

Kita terlalu sering tertawa...hanya untuk menyimpan sedih yg tidak mau kita maknai...

Malam...

Kita sungguh sering berdebat dengan dalih demokrasi, tapi kita lupa kita titih semua ini krna kita sadar kita saudara..

Kita terlalu bingung dengan slogan pembangunan...hingga kita terlalu takut akan kemiskinan...

Kita jatuh ke dalam kelembutan deru kejar2an kompetisi...kita terlalu ingin unggul..padahal kita tidak mengerti apakah unggul itu bahagia..

Kita rindu kamu malam...

Kita mendamba dulu..ketika kami dibelaimu dengan heningnya kegelapanmu..hingga kami dapat merenung..

Kita butuh lagi sinar bulanmu menemani..sehingga kami bertautan tangan tanpa bicara..tanpa bicara..

Kita ingin tidur dipeluk tidurmu..agar kami kembali pada nilai yang kami lihat pada nilai kami..utk bisa tersenyum bersama..tidak hanya kaya..

Aku rindu malam...


(Ciputat, akhir tahun 2011 kurang satu hari)

No comments:

Post a Comment